Wednesday, September 29, 2010

Mengasah Diri

Penebang mengasah kapaknya. Pemburu mengencangkan busurnya.
Penulis meraut pensilnya. Mereka harus memperbarui peralatannya. Ini adalah prinsip sederhana tentang produktivitas.

Tak banyak pohon yang bisa ditebang oleh kapak yang tumpul dan aus.
Tak ada buruan yang mampu ditaklukkan oleh busur yang renta.
Tak sebuah kata bisa tertulis dari pensil yang patah.

Maka, apa yang harus anda asah agar tetap meraih
kehidupan pribadi dan karier yang penuh dan berlimpah ?

kita memiliki sesosok tubuh yang pasti renta terkikis usia.
Juga kecerdasan yang segera tak banyak berarti tertinggal kemajuan jaman.
Serta sekepal hati nurani yang mudah diburamkan oleh debu-debu dunia.

Maka,
Tiada yang patut kita rawat selain tubuh agar senantiasa menjadi rumah yang nyaman bagi jiwa.
Tiada yang perlu kita asah selain pikiran dan ketrampilan agar selalu dapat digunakan untuk membuka pintu kemakmuran.
Tiada yang harus kita pertajam selain hati nurani yang memungkinkan kita mendengar nyanyian kebahagiaan hidup ini.
Serta Tiada yang harus kita lakukan selain bersyukur kepada Allah SWT

Sumber : Ruang Muslim

Mohamad Hasan Al Banna

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment